Potensi Matahari di Indonesia

Wilayah Indonesia yang dilalui oleh garis khatulistiwa tentunya sangat berpotensi untuk memanfaat energi matahari sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan.

Emisi PLTU Tambak Lorok Semarang

Pembakaran bahan bakar fosil pada pembangkit untuk menghasilkan energi listrik umumnya berlangsung kurang sempurna akibatnya dihasilkanlah emisi CO2 (Karbon Dioksida), NOx (Nitrogen Oksida/ Nitrogen Dioksida) dan SOx (Sulfur Oksida).

Konsumsi Energi Listrik Meningkat

Selama kurun waktu 2003 sampai 2020 kebutuhan listrik di Indonesia tumbuh 6.5% per tahun dengan pertumbuhan listrik di sektor komersial yang tinggi.

Pemadaman Listrik Bergilir Masih Mengancam

 

Pemadaman listrik bergilir yang sering terjadi di Indonesia belakangan ini sangat meresahkan masyarakat. Apalagi yang terjadi secara tiba-tiba. Kehidupan modern saat ini sangat tidak memungkinkan tanpa adanya energi istrik. Kebutuhan listrik di Indonesia saat ini sebagian besar disupply dari sumber energi fosil. Dalam beberapa waktu terakhir ini, harga minyak, gas dan batu bara mengalami kenaikan yang sangat berarti.Cadangan sumber energi pun semakin menipis dari tahun ke tahun. Berdasarkan data dari IEA (International Energy Agency), cadangan untuk minyak bumi akan bertahan sampai sekitar 41 tahun, gas bumi sekitar 67 tahun, dan batu bara sekitar 192 tahun ke depan.

Pengembangan Elektrolisis




Pengembangan perangkat elektrolisis ini menggunakan dua macam katalis yang berbeda pada elektroda (anoda dan katoda). Anoda tersusun atas logam cobalt dan fosfat. Logam ini merupakan katalis pertama. Katoda tersusun atas logam platina sebagai katalis kedua.
     Saat perangkat elektrolisis air dialiri listrik yang berasal dari fotovoltaik, pada katalis pertama menghasilkan gas oksigen yang ditandai dengan terbentuknya lapisan tipis. Sementara hidrogen yang terpisah masih terlarut dalam air.

Sistem Fotovoltaik



Dalam kaitannya dengan penghematan sumber energi listrik pada infrastruktur maka pemanfaatan energi matahari secara aktif yang diterapkan dengan cara mengkonversi energi radiasi cahaya matahari menjadi energi listrik. Konversi energi cahaya matahari menjadi energi listrik dapat dilakukan dengan penggunaan sel surya atau solar cell atau disebut dengan fotovoltaik.
     Sistem fotovoltaik merupakan sistem aktif yang memanfaatkan energi surya sebagai alternatif sumber energi pengganti bahan bakar fosil melaui kombinasi peralatan mekanikal yang kompak.