Dalam
kaitannya dengan penghematan sumber energi listrik pada infrastruktur maka
pemanfaatan energi matahari secara aktif yang diterapkan dengan cara
mengkonversi energi radiasi cahaya matahari menjadi energi listrik. Konversi
energi cahaya matahari menjadi energi listrik dapat dilakukan dengan penggunaan
sel surya atau solar cell atau
disebut dengan fotovoltaik.
Sistem fotovoltaik merupakan sistem aktif yang memanfaatkan energi surya
sebagai alternatif sumber energi pengganti bahan bakar fosil melaui kombinasi
peralatan mekanikal yang kompak.
Pemanfaatan energi matahari secara aktif yaitu dengan mengubah energi matahari menjadi energi listrik dengan menggunakan komponen solar cell baru kemudian digunakan sebagai alat untuk mencapai kebutuhan kenyamanan bagi penghuni bangunan, seperti halnya untuk mesin pendingin, pemanas, penerangan, dan lain-lain (Istiyono, 2008). Dalam sel-sel fotovoltaik, energi cahaya yang mengenai permukaan sel akan menghasilkan gerak elektromotor (e.m.f) atau tegangan fotovoltaik yang timbul pada lapisan yang terbentuk antara permukaan semikonduktor dengan lapisan konduktor ataupun antara dua bahan semikonduktor yang berbeda jenisnya (Peter Soedojo,1999).
Pemanfaatan energi matahari secara aktif yaitu dengan mengubah energi matahari menjadi energi listrik dengan menggunakan komponen solar cell baru kemudian digunakan sebagai alat untuk mencapai kebutuhan kenyamanan bagi penghuni bangunan, seperti halnya untuk mesin pendingin, pemanas, penerangan, dan lain-lain (Istiyono, 2008). Dalam sel-sel fotovoltaik, energi cahaya yang mengenai permukaan sel akan menghasilkan gerak elektromotor (e.m.f) atau tegangan fotovoltaik yang timbul pada lapisan yang terbentuk antara permukaan semikonduktor dengan lapisan konduktor ataupun antara dua bahan semikonduktor yang berbeda jenisnya (Peter Soedojo,1999).







0 komentar:
Posting Komentar